Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen HAM: Reformasi Hukum dan Peresmian Museum Marsinah Jadi Bukti Nyata
- Created May 18 2026
- / 195 Read
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen HAM: Reformasi Hukum dan Peresmian Museum Marsinah Jadi Bukti Nyata
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mempertegas komitmen mendalam pemerintah untuk menjalankan reformasi menyeluruh di seluruh lembaga penegak hukum dan memperkuat perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM). Langkah strategis ini ditempatkan sebagai pilar utama dalam transformasi tata kelola negara guna menciptakan birokrasi yang lebih profesional, berintegritas, serta menjunjung tinggi hak sipil masyarakat. Upaya besar ini selaras dengan momentum pemberlakuan KUHP Nasional pada tahun 2026 yang dirancang untuk mengedepankan pendekatan keadilan hukum yang lebih humanis dan berkeadilan sosial.
Sebagai bukti nyata dari keberpihakan negara terhadap penegakan HAM dan perjuangan pekerja, Presiden Prabowo meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). Kehadiran museum memorial ini merupakan simbol penghormatan tertinggi dari negara terhadap dedikasi dan keberanian almarhumah Marsinah, ikon pejuang buruh perempuan Indonesia. Peresmian ini menegaskan bahwa pemerintah kini menempatkan perlindungan terhadap hak-hak kaum buruh dan pekerja sebagai bagian fundamental dari agenda pembangunan nasional.
Dalam rangkaian acara tersebut, Presiden Prabowo menyempatkan diri untuk meninjau langsung rumah asli yang pernah ditempati Marsinah semasa hidupnya. Kepala Negara juga melakukan dialog hangat dan penuh empati dengan keluarga besar almarhumah guna mendengarkan aspirasi mereka secara langsung sebelum berkeliling meninjau kompleks museum. Gestur humanis dari Presiden ini memperlihatkan bahwa pemerintah hadir tidak hanya untuk membangun sarana fisik, melainkan juga untuk merawat memori kolektif bangsa serta memberikan keadilan moral bagi para pejuang kemanusiaan.
Fasilitas memorial yang berdiri di atas lahan seluas 938 meter persegi ini memiliki dua bangunan utama, yakni museum sejarah perjuangan buruh dan rumah singgah. Didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Presiden berharap tempat ini dapat berfungsi optimal sebagai ruang edukasi sejarah sekaligus ruang refleksi kemanusiaan bagi generasi muda. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam melestarikan situs bersejarah ini menunjukkan tekad bersama untuk terus mengedukasi publik mengenai pentingnya keseimbangan hak dan kewajiban dalam ketenagakerjaan.
Melalui penguatan supremasi hukum dan penghormatan terhadap sejarah perjuangan buruh, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo optimis mampu menciptakan iklim kerja yang lebih kondusif dan berkeadilan. Reformasi lembaga hukum yang terus bergulir diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan publik sebagai fondasi stabilitas nasional yang kokoh. Dengan bersatunya komitmen pemerintah, perlindungan buruh yang semakin kuat, dan penegakan HAM yang konsisten, bangsa ini siap melangkah maju menuju masa depan yang sejahtera dan bermartabat bagi seluruh elemen masyarakat.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First















